Penduduk Indonesia saat ini adalah 2 juta lebih penduduk. Komposisi penduduk Indonesia juga lebih banyak pada usia produktif. Oleh karena itu berarti lebih banyak pemuda-pemudi. Tidak heran jika melihat banyak pengangguran yang ada di Indonesia. Setiap 4 bulan sekali terdapat wisuda dari sebuah Universitas dimana rata-rata ada 200-400 wisudawati yang lulus. Hal ini tentu saja akan menambah angka pengangguran baru. Sementara itu, pada saat yang sama, tidak banyak pekerjaan yang ditwarkan oleh pemerintah maupun lembaga swasta. Oleh karena itu sejak pada bangku kuliah, mahasiswa telah didorong menjadi enterpreneruship agar nantinya menjadi pemilik dan bukannya pegawai. Jika menjadi entrepreneur tentu saja harus melalui tahapan pemasaran. Untuk itu dalam artikel berikut ini akan ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menawarkan produk, agar produk bisa lebih laku.
- Kenali produkmu
Tidak lain tidak bukan, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengenali produk yang akan ditawarkan. Tidak mungkin seorang pemilik suatu perusahaan menawarkan produk tanpa mengetahui produknya sendiri. Misaln produknya tentang aplikasi yang membantu dalam mengatasi kesenjangan kesehatan, maka secara umum si pemilik harus tahu tentang hal-hal yang berkaitan tentang kesehatan pedesaan dan kesenjangan kesehatan dan keunggulan produk yang bisa mengatasi kesenjangan kesehatan.
- Cari Pihak yang Bisa Diajak Kerjasama
Hal lain yang harus dilakukan sebelum menawarkan produkmu adalah dengan melakukan research kecil-kecilan kepada siapa hendaknya produk ini pantas untuk dijual. Misalnya jika produk yang ditawarkan aplikasi kesehatan atau tekhnologi kesehatan, maka kamu bisa berkerjasama dengan rumah sakit. Cari tahu rumah sakit mana yang maju dan menawarkan berbagai teknologi dalam penunjang kesehatannya. Atau bisa juga kepada pemerintah.
- Kenali pihak yang akan diajak kerjasama atau ditawari
Tips marketing terakhir adalah dengan mengenali juga pihak yang akan di lobby. Misalnya si A menyukai olahrga A, maka kita bisa datang saat sedang berolahraga. Bermain bersama sekaligus melakukan penawaran juga hal yang baik. Kenali juga latar belakang dan kegiatan sehari-hari agar lebih mudah dan berhasil.






