6ba008cc71568032.jpg

Ini Dia Cara Aman Makan, Minum, Ngobrol, dan Duduk di Kafe Ketika Pandemi

Banyak orang mencari keterangan mengenai panduan keluar rumah dalam masa new normal. Apalagi, beberapa kafe dan restoran telah kembali melakukan aktivitas kerja di masa pandemi ini.

Tempat-tempat tersebut kembali jadi arena masyarakat berjumpa, malahan barangkali ramai lagi. Tentunya dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang ketat untuk pengunjung ataupun karyawannya.

Sebenarnya, saat ini belum aman buat berjumpa dengan orang di kafe. Tetapi, bila tetap mau kongkow di kafe dianjurkan supaya tetap memakai masker. Jika tengah makan dan minum, maskernya dibuka. Jika hanya mengobrol, hendaknya tetap digunakan maskernya.

Mempertahankan jarak dengan orang lain pun butuh dicermati. Jangan sampai anda berkumpul dengan kolega dalam jarak terlampau dekat. Hindarkan kerumunan. Jika melihat kafenya padat (pengunjung), hendaknya tak perlu berkunjung. Ditekankan juga berartinya mencuci tangan, khususnya ketika akan mengonsumsi santapan.

Disamping itu direkomendasikan supaya orang-orang mempertahankan kekebalan badan dengan tidur cukup, tak stress, giat melakukan olahraga, dan mengonsumsi santapan bergizi dan minum vitamin.

Melakukan protokol kesehatan merupakan kewajiban bila anda mau berjalan ke luar rumah. Bila mau berangkat ke kafe dianjurkan supaya milih kafe yang ada di luar ruangan. Bila mengunjungi kafe yang ada di dalam ruangan disarankan supaya melihat kapasitasnya terlebih dahulu. Jika sarat pengunjung hendaknya tak perlu di sana.

Anda pun mesti teliti melihat pelaksanaan protokol kesehatan di kafe yang anda tuju. Soal ini bisa ditilik dari ketertiban pelayan mengenakan face shield ataupun masker dan jarak yang disiapkan antarmeja dan kursi kaum pengunjung. Pelayan memegang peran utama dalam pengaplikasian protokol kesehatan. Jarak meja dibikin 1 meter antarmeja. Bangku jangan saling berhadap-hadapan, namun zig-zag (serong).

Sebaiknya tak mengunjungi kafe yang menyajikan hidangan prasmanan. Ini membahayakan sebab potensi penyebaran lebih tinggi karena pemakaian peralatan makan dengan cara bersama-sama.

Selain itu dihimbau orang-orang supaya tak ke luar rumah bila tengah tak sehat. Orang-orang pun butuh lebih teliti mengamati perkembangan kejadian di tempat yang akan dituju. Bila tempat itu masih ada di zona merah, hendaknya jangan dikunjungi. Jika telah zona hijau, lebih aman.

Berita Terkait


Digital persona

Digital Persona vs Real Persona: Apakah Penampilan di Dunia Nyata Masih Sepenting Dulu?

Sebelum benar-benar bertemu seseorang, kita sering kali sudah “mengenalnya” lebih dulu lewat Instagram, Facebook, atau TikTok. Foto profil, gaya unggahan,...

apa itu rajakomen

Bagaimana Cara Menggunakan RajaKomen.com dengan Mudah untuk Meningkatkan Engagement Media Sosial?

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam pemasaran bisnis, membangun personal branding, memperkenalkan produk, hingga menyebarkan informasi. Namun, membuat konten...

Mobil1

Jual Beli Mobil Bekas Semakin Praktis dengan Pencarian Online

Perkembangan teknologi memberikan banyak perubahan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk ketika seseorang ingin membeli kendaraan. Jika dahulu calon pembeli harus...

New key

Ahli Kunci Mobil Tangerang Solusi Praktis untuk Duplikat Kunci dan Masalah Kunci Kendaraan

Kunci mobil merupakan bagian penting yang tidak hanya berfungsi untuk membuka dan mengunci kendaraan, tetapi juga berkaitan dengan sistem keamanan...

Downloader

X Downloader Cara Praktis Download Video X dengan Cepat dan Mudah

Perkembangan media sosial membuat video menjadi salah satu jenis konten yang paling banyak dinikmati setiap hari. Di platform X, sebelumnya...