134c3abce762fc4f.jpg

3 Cara Membudayakan Anak Shalat Tepat Waktu

Selaku orangtua, kita dituntut untuk jadi guru yang pertama kali akan memberikan pelajaran kepada anak mengenai seluruh hal. Khususnya yang berhubungan dengan agama, umpamanya shalat. Ibadah yang satu ini perlu sekali untuk diajarkan kepada anak mulai dari dini, malahan mulai dari dalam kandungan. Lantaran, shalat merupakan ibadah yang akan dihisab pertama kali saat seorang muslim menutup mata.

Membudayakan buah hati dengan adab-adab amalan ataupun akidah Islami mesti dilaksanakan semenjak dini. Dengan demikian akan menjadikan apa-apa yang kita ajarkan mampu tersimpan kuat di dalam jiwa mereka.

Saat mengandung, alangkah baiknya dibudayakan untuk shalat pada tepat waktunya. Dan upayakan untuk mengajak biacara janin dalam kandungan untuk menyembah allah swt dan memohon kelancaran dalam persalinan. Walaupun kewajiban shalat baru sesudah anak baligh, tetapi masalah ibadah ini mesti dibudayakan mulai dari umurnya 7 tahun. Seperti yang tertuliskan dalam hadits H.R. Abu Dawud dan Al Hakim berikut ini:

Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka sudah berumur 7 tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka sudah berumur 10 tahun.

Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam sudah mensyariatkan agar pendidikan shalat diawali mulai dari usia dini, yaitu sebelum mereka mendekati usia baligh. Malahan, saat mereka telah menginjak usia 7 tahun, mereka sudah diperintahkan untuk melaksanakan shalat. Lalu, bagaimanakah cara untuk membudayakan anak shalat tepat waktu?

1. Menjadi Contoh Penting

Agar anak shalat tepat waktu, rahasianya ialah terdapat pada orangtua. Selaku orangtua kita mesti menjadi contoh yang baik bagi mereka, supaya anak mampu menuruti apa yang dilaksanakan. Usia bayi adalah saat di mana anak suka memperhatikan ataupun mengamati dan meniru tingkah laku ataupun sikap dari orang sekeliling, khususnya ibu dan bapaknya.

Apalagi, mereka merupakan peniru yang amat andal. Tidak perlu lama untuk seorang anak buat meniru sikap yang ia lihat. Jadi, mulailah menjadi contoh untuk mereka dan mulailah shalat di hadapan anak. Saat adzan sudah berkumandang, tingalkanlah kegiatan dan bersegeralah mengambil air wudhu. Pelan-pelan anak akan mengerti bila ia mesti shalat sesudah adzan.

2. Ajak Anak Shalat

Saat di usia 3 tahun mereka telah mengerti, maka anak telah dapat diajak shalat bersama. Walaupun belum sempurna, tetapi setidaknya ia mulai dapat mengerjakan gerakan shalat dan sudah biasa untuk melaksanakan ibadah. Berdoa bersama menjadi ritual yang tentunya amat mengasyikkan dan menenteramkan untuk anak dan orangtua.

3. Ceritakan Arti Shalat

Dan sesudah menginjak usia 7 tahun, wajib untuk anak guna melaksanakan shalat. Senantiasa ingatkan dan jangan lalai kasih pujian padanya bila anak melaksanakan shalat tepat waktu. Bila mereka lupa, kasih konsekuensi ataupun hukuman. Tetapi, jangan lalai menerangkan arti dan makna dari bacaan shalat.

Supaya anak shalat tepat waktu, ceritakan juga hikmah shalat dan bagaimana ibadah ini dapat menjauhkannya dari seluruh masalah yang buruk. Umpamanya dengan menuturkan peristiwa ekspedisi Isra Miraj Nabi Muhammad. Anak umumnya akan lebih mengerti dan terpikat dengan cerita-cerita nabi.

Walaupun benar-benar tak gampang untuk membudayakan anak shalat tepat waktu. Namun, bila terus-menerus, disiplin dan menjadi contoh yang baik, ini akan menjadi gampang dilaksanakan. Ketika anak mengerti berartinya solat untuk dirinya, ia akan merasa rugi bila meninggalkannya ataupun tak tepat waktu.

Berita Terkait


Af43982b8c2b310f.jpg

Al-Qur’an Sudah Digital, Ibadah Jadi Ringan atau Justru Kita Makin Lalai?

Perkembangan teknologi membuat Al-Qur’an kini hadir dalam bentuk digital yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui ponsel....

Cc3802e8cc706864.jpg

Al-Qur’an Online Ada di Genggaman Tapi Kenapa Kita Lebih Pilih Scroll Daripada Baca

Al quran online sebenarnya hadir sebagai kemudahan yang luar biasa di era digital. Tanpa harus membawa mushaf fisik, siapa pun...

8b898e2684274bdd.jpg

Masih Buka Al-Qur’an Cuma Pas Sempat? Atau Sudah Siap Dekat Setiap Saat?

Di tengah ritme hidup yang makin cepat, banyak orang ingin tetap dekat dengan Al-Qur’an tetapi sering terhalang waktu dan kondisi....

259c41048d619479.jpg

Cara Menghadapi Soal UTUL UGM SAINTEK dan SOSHUM secara Akademik dan Psikologis

Cara menghadapi soal UTUL UGM SAINTEK dan SOSHUM tidak dapat disamakan untuk setiap peserta. Perbedaan latar belakang akademik dan gaya...

6eed0d97a197a966.jpg

Sedekah Rutin: Kebaikan Kecil yang Mengundang Keajaiban Besar

Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan ini, kita seringkali lupa bahwa ada kekuatan besar di balik kebiasaan-kebiasaan kecil....