Apa itu Tes TOEFL? (Test of English as a Foreign Language) adalah salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang paling diakui di seluruh dunia. Ujian ini dirancang untuk mengevaluasi kemampuan berbahasa Inggris bagi mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Tak hanya itu, tes ini juga sering menjadi syarat untuk penerimaan mahasiswa baru di universitas-universitas di negara-negara berbahasa Inggris.
Jenis TOEFL
Ada dua jenis tes TOEFL yang umum dikenal: TOEFL iBT (Internet-Based Test) dan TOEFL PBT (Paper-Based Test). TOEFL iBT adalah format yang paling banyak digunakan saat ini, karena dapat diakses secara online dan memberikan pengalaman tes yang lebih interaktif. Dalam format ini, peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Sebaliknya, TOEFL PBT lebih jarang digunakan dan biasanya hanya tersedia di wilayah tertentu. PBT terfokus pada aspek mendengar, membaca, dan menulis, tanpa sesi berbicara.
Setiap jenis TOEFL memiliki tujuan yang sama, yaitu mengukur kemampuan bahasa Inggris calon peserta. Tes ini sangat penting tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga untuk tujuan profesional, seperti melamar pekerjaan di perusahaan multinasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi utama.
Durasi dan Pembagian Waktu Ujian TOEFL
Mengetahui durasi dan pembagian waktu untuk setiap bagian tes TOEFL adalah langkah penting bagi para peserta. Untuk TOEFL iBT, keseluruhan tes biasanya memakan waktu sekitar 3 jam. Pembagian waktu untuk setiap bagian adalah sebagai berikut:
1. Mendengar (Listening): Bagian ini berdurasi sekitar 60-90 menit. Peserta akan mendengarkan rekaman percakapan dan ceramah, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan audio tersebut.
2. Membaca (Reading): Bagian membaca berlangsung selama 60-80 menit dan terdiri dari 3 hingga 4 teks bacaan. Peserta harus menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi bacaan tersebut.
3. Berbicara (Speaking): Sesi berbicara berlangsung sekitar 20 menit. Peserta akan menjawab beberapa pertanyaan dan melakukan tugas berbicara, di mana jawaban mereka akan direkam untuk dinilai.
4. Menulis (Writing): Durasi untuk bagian menulis adalah 50 menit. Peserta harus menyelesaikan dua tugas menulis yang melibatkan pengorganisasian pikiran dan ide.
Setiap bagian tes dirancang untuk mengevaluasi tingkat kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin jika ingin mendapatkan skor yang memuaskan.
Adanya tryout TOEFL juga bisa menjadi langkah strategis bagi peserta untuk mengenali format ujian serta berlatih menjawab soal-soal yang mirip dengan yang ada di ujian resmi. Tryout ini seringkali diselenggarakan oleh lembaga bahasa atau secara online, sehingga peserta dapat mencoba simulasi ujian tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Melalui tryout TOEFL, peserta bisa memperoleh umpan balik mengenai kekuatan dan kelemahan mereka dalam masing-masing bagian tes.
Melalui persiapan yang matang dan latihan, peserta dapat menghadapi tes TOEFL dengan lebih percaya diri. Ini akan berdampak positif pada hasil yang mereka peroleh, membantu membuka peluang pendidikan dan karir yang lebih baik di masa depan.
Dalam dunia globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris menjadi sangat penting, dan tes TOEFL merupakan salah satu cara untuk membuktikan kemampuan tersebut kepada lembaga pendidikan atau perusahaan yang membutuhkan.






