Dalam era digital saat ini, keberadaan konten yang berkualitas menjadi sangat penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat luas. Konten yang relatable atau dapat dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari audiens adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan engagement UMKM. Hal ini tidak hanya akan membawa lebih banyak interaksi tetapi juga membantu membangun komunitas yang loyal.
Mengapa konten yang relatable sangat penting? Pertama, konten yang dapat dipahami dan dirasakan oleh audiens akan lebih mudah diterima. Bagi konsumen, menemukan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka adalah kunci dalam proses pembelian. Oleh karena itu, menciptakan konten yang berbicara tentang masalah atau kebutuhan audiens akan sangat membantu dalam menjangkau lebih banyak pelanggan.
Untuk meningkatkan engagement UMKM, strategi pertama yang bisa diterapkan adalah pemahaman yang mendalam tentang audiens. Kenali demografi, minat, dan perilaku konsumen yang menjadi target pasar. Dengan informasi ini, UMKM dapat merancang konten yang lebih relevan dan menarik. Misalnya, jika audiens utama adalah ibu rumah tangga, konten yang berkaitan dengan tips memasak atau cara mengelola keuangan rumah tangga bisa menjadi pilihan yang tepat.
Selanjutnya, gunakan media sosial sebagai platform untuk menyebarkan konten. Saat ini, media sosial menjadi salah satu sarana paling efektif untuk berinteraksi langsung dengan konsumennya. Postingan yang menarik, seperti gambar, video, atau infografis, dapat memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Penting untuk memastikan bahwa postingan tersebut memiliki elemen yang menarik perhatian, seperti cerita dari pelanggan sebelumnya atau testimoni yang menyentuh hati.
Strategi untuk UMKM lainnya adalah berkolaborasi dengan influencer lokal. Melibatkan influencer yang sudah memiliki audiens setia dalam kampanye pemasaran UMKM dapat membawa perhatian yang lebih besar pada brand. Kolaborasi ini bukan hanya memperluas jangkauan audiens tetapi juga memberikan kepercayaan lebih dari konsumen, karena influencer sering kali dianggap lebih kredibel.
Selain itu, penting bagi UMKM untuk rutin memposting konten. Konsistensi adalah kunci dalam dunia digital. Dengan menjaga frekuensi posting, audiens akan terus ingat dan berharap untuk melihat konten terbaru dari brand tersebut. Buatlah jadwal posting yang teratur dan pastikan konten selalu fresh dan relevan dengan tren yang sedang berlangsung. Misalnya, jika ada tren tertentu yang viral, buat konten yang berkolaborasi dengan tren tersebut agar postingan jadi ramai dan menarik perhatian banyak orang.
Tidak kalah penting adalah mengajak audiens untuk berinteraksi lebih banyak melalui konten. Dengan melakukan polls, kuis, atau tantangan yang bisa melibatkan audiens, engagement dapat meningkat secara signifikan. Melalui cara ini, audiens merasa menjadi bagian dari brand, dan bukan hanya sebagai konsumen pasif.
Satu hal yang sering kali diabaikan adalah bagaimana cara me-response setiap interaksi yang dilakukan oleh audiens. Menanggapi komentar dan pertanyaan dengan cepat, serta aktif dalam diskusi di postingan, dapat menciptakan rasa kedekatan antara UMKM dan konsumen. Hal ini tidak hanya meningkatkan engagement tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang.
Secara keseluruhan, menerapkan konten yang relatable adalah strategi jitu untuk meningkatkan engagement UMKM. Dengan fokus pada audiens, pemanfaatan media sosial, kolaborasi yang tepat, konsistensi dalam posting, serta keterlibatan aktif, UMKM mampu membangun fondasi yang kuat untuk lebih eksis dalam pasar yang semakin kompetitif. Pastikan selalu mengikuti tren dan mendengarkan kebutuhan audiens agar konten yang diproduksi selalu relevan dan menarik.






