Dalam dunia kerja modern, karyawan di Bandung, seperti di banyak tempat lain, menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi keseimbangan kerja-hidup mereka. Salah satu isu yang paling signifikan adalah tingkat stres kerja yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana stress kerja dapat mempengaruhi kreativitas dan produktivitas karyawan, serta bagaimana Ma'soem University berkomitmen untuk membantu karyawan mencapai keseimbangan yang lebih baik.
Stress Kerja dan Burnout
Stress kerja adalah kondisi di mana faktor terkait pekerjaan berinteraksi dengan faktor di dalam diri karyawan, menyebabkan perubahan fisiologis dan/atau psikologis yang signifikan. Burnout, yang merupakan kondisi stres kronis, ditandai dengan kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disertai dengan penurunan motivasi, kinerja, dan munculnya sikap negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain.Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat stres kerja yang tinggi dapat meningkatkan risiko burnout. Misalnya, sebuah penelitian di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur menemukan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja, semakin tinggi pula tingkat burnout yang dimiliki karyawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 93,3% karyawan memiliki tingkat stres kerja yang medium, sedangkan 55,1% mengalami tingkat burnout yang moderat.
Kreativitas dan Produktivitas
Meskipun stress kerja dapat mengganggu keseimbangan kerja-hidup, beberapa karyawan di Bandung masih mampu mengalirkan kreativitas mereka dalam situasi yang sulit. Kreativitas yang tinggi seringkali dihubungkan dengan produktivitas yang lebih baik. Namun, kreativitas ini dapat terganggu jika karyawan merasa terbebani oleh beban kerja yang berlebihan atau kondisi kerja yang tidak seimbang.
Keseimbangan Kerja-Hidup
Ma'soem University, sebagai institusi pendidikan yang berdedikasi untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, sangat menyadari pentingnya keseimbangan kerja-hidup. Mereka memahami bahwa karyawan yang sehat dan bahagia akan lebih produktif dan kreatif dalam bekerja. Oleh karena itu, Ma'soem University berkomitmen untuk membantu karyawan mencapai keseimbangan yang lebih baik melalui berbagai program dan kegiatan yang ditawarkan. Contohnya, Universitas ini menawarkan kelas karyawan di Bandung.
Strategi Mengatasi Stress Kerja
Untuk mengatasi stress kerja dan mencegah burnout, beberapa strategi dapat diterapkan. Pertama, karyawan harus memahami batasan mereka sendiri dan tidak terlalu memaksakan diri untuk bekerja berlebihan. Kedua, karyawan harus memprioritaskan kesehatan fisik dan mental mereka dengan melakukan olahraga, meditasi, atau kegiatan lain yang dapat membantu mengurangi stres. Ketiga, karyawan harus memiliki dukungan sosial yang kuat dari rekan kerja dan keluarga untuk membantu mereka menghadapi tantangan di tempat kerja






