9458cb553657ce9d.jpg

Teori Vertigo yang Wajib Kamu Ketahui

Vertigo adalah kumpulan gejala yang disebabkan berbagai macam penyakit. Vertigo itu tak memiliki titik nyeri tertentu di kepala. Berbeda dengan nyeri atau sakit kepala, orang yang mengalami pusing vertigo untuk tingkat tertentu begitu buka mata langsung jatuh. Ada juga yang merasakan keringat dingin dan muntah.

Ada beberapa teori yang menerangkan terjadinya vertigo. Pertama adalah teori rangsangan berlebihan yang menyatakan munculnya vertigo akibat rangsang berlebihan pada kanalis semisirkualris di telinga. Bila terjadi, akan muncul pusing, keringat, dan muntah.

Teori kedua adalah teori konflik sensoris. Menurut teori ini, vertigo muncul karena ketidakharmonisan sensoris yang berasal dari reseptor di retina, telinga, dan proprioseptif, yaitu tendon dan sendi. Ada pula teori ketiga yaitu neural mismatch.

Teori keempat adalah otonomik, yang menyatakan vertigo terjadi karena ketidakseimbangan saraf otonom akibat rangsang gerakan. Bila didominasi saraf simpatik akan muncul gejala vertigo. Terakhir, yaitu neurohumoral menyatakan vertigo akan muncul bila terjadi peningkatan kadar dopamin, histamin, dan serotonin.

Vertigo terbagi dalam dua jenis, yaitu vertigo vestibular dan nonvestibular. Masing-masing memiliki perbedaan dalam rasa, durasi serangan, pemicu, dan gejala lain yang timbul. Di dalam vertigo vestibular, ada dua tipe, yaitu perifer dan central. Jenis vertigo vestibular tipe perifer yang paling sering dijumpai adalah benign paroxymal positional vertigo (BPPV). Vertigo jenis itu bisa timbul mendadak pada perubahan posisi. Misalnya miring ke satu sisi pada waktu berbaring, posisi berubah dari tidur ke duduk atau berdiri. Lama serangannya kurang dari 45 detik tapi bisa selalu berulang.

Hal yang dirasakan penderita berupa rasa berputar, dunia seperti terbalik sehingga penderita tidak berani membuka mata. Bisa ada mual atau muntah. BPPV umumnya akan hilang sendiri dan bisa kambuh lagi.

Karena vertigo bisa muncul dan muncul lagi, kita memang sebaiknya menyiapkan fisik bila pusingnya kumat. Ada latihan untuk mengurangi pusing berdasarkan metode Brand Daroff. Dalam posisi duduk di ranjang, kita tidur miring ke kanan dan ke kiri secara bergantian masing-masing 30 detik. Ayo siapkah fisik supaya saat vertigo datang, rasa pusing itu bisa diatasi dan tidak berakibat fatal.

Berita Terkait


Cdba9d19bf873b26.jpg

Mengenal Ikatan Bidan Indonesia sebagai Pilar Kesehatan Ibu dan Anak

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan organisasi profesi bidan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu, bayi, dan keluarga...

4452b732dbd13fb1.jpg

Tanda Hormon Dalam Tubuh Perempuan Tidak Seimbang

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh adalah hal yang wajar dan umum terjadi. Biasanya, ini terjadi pada kondisi tertentu misal menstruasi, kehamilan atau menopause....

D48eec8a93b958c8.jpg

Sering Pegang Gadget tapi Mata Cepat Lelah? Sudahkah Kamu Menerapkan Aturan 20-20-20 dengan Benar

Di era layar menyala hampir 24 jam, mata jadi salah satu organ yang paling sering “dipaksa kerja lembur” tanpa disadari....

B926c9d25f429307.jpg

Peran Strategis PAGI PADANG LAWAS UTARA dalam Meningkatkan Edukasi dan Layanan Gizi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, keberadaan organisasi profesi yang fokus pada peningkatan kualitas layanan gizi sangat...

Cc9ca6cb419cd91a.jpg

Khasiat Luar Biasa dari Daun Sirih bagi Kesehatan Tubuh

Daun sirih sejak dahulu sudah diketahui banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Daun sirih yang memiliki nama ilmiah piper betle...