Budi daya udang Vaname banyak dilakukan oleh masyarakat Kampung Juara, Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Oleh karena itu, keberhasilan yang telah ditorehkan menjadikan kampung tersebut dijadikan sebagai kampung percontohan. Hal itu karena wilayah tersebut mampu menjaga stabilitas mutu dan juga kuantitas hasil komoditas.
“Cuaca ekstrem membuat budi daya udang vaname was-was, apalagi, mutu lingkungan dan air di kolam budi daya juga terus menurun, jadi kami menjadikan Kampung Juara sebagai percontohan,” ujar Ahmad Arif, founder teknologi Kampung Juara.
Kampung Juara mampu dijadikan sebagai kampung percontohan karena di sana telahd iterapkan teknologi untuk menjaga kualitas air dengan cara mangolah material sisa pakan dan kotoran dari udang yang terdapat di dasar tambak.
“Produk juga didesain stabil terhadap kondisi lingkungan, sebab udang sangat rentan dengan perubahan suhu, pH, dan kualitas air yang cukup besar,” ucapnya.
Perubahan yang terjadi dapat dirasakan dalam jangka waktu lebih pendek sekitar 30 hari. Upaya penerapan teknologi tersebut mampu meningkatka produktivitas secara signifikan.






