Pendidikan merupakan salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan dapat memberikan kita pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang dibutuhkan untuk hidup di dunia yang semakin kompleks.
Selama ini, tujuan utama pendidikan sering kali dianggap hanya untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. Namun, pandangan ini perlu diubah. Pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang tindakan.
Pengetahuan yang tidak disertai dengan tindakan adalah sia-sia. Pengetahuan yang hanya disimpan di kepala saja tidak akan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Oleh karena itu, tujuan utama pendidikan adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan harus membekali siswa dengan kemampuan untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkolaborasi. Pendidikan juga harus membekali siswa dengan nilai-nilai moral dan etika yang baik.
Dengan demikian, lulusan pendidikan akan menjadi individu yang cerdas, terampil, dan berkarakter. Mereka akan menjadi agen perubahan yang dapat membuat dunia menjadi lebih baik.
Berikut adalah beberapa contoh tindakan yang dapat dilakukan oleh lulusan pendidikan:
- Berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
- Menciptakan lapangan kerja.
- Mengatasi masalah sosial.
- Melestarikan lingkungan.
- Menjaga perdamaian dunia.
Tindakan-tindakan tersebut adalah bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang tindakan. Pendidikan harus menghasilkan lulusan yang dapat membuat perbedaan di dunia.
Dalam diseminasi yang diadakan setiap Senin di Al Masoem, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma'soem M.S selaku ketua YAB mengungkapkan setidaknya lulusan siswa pendidikan harus memiliki attitude yang baik, attitude itu diatas segalanya maka dari itu tidak aneh jika Al Masoem mengedepankan pendidikan karakter dibandingkan dengan ilmu pendidikan.
Dalam pendidikan juga filosofi padi jadi hal yang harus diterapkan, karena semakin tinggi ilmu sudah seharusnya seseorang semakin merendah tapi dalam realitanya banyak siswa yang tidak bisa seperti itu, maka dari itu setiap tingkatan pendidikan harus memiliki metode yang berbeda beda. Karena setiap tingkatan memiliki manajemen pendidikan yang berbeda beda dan tujuan yang berbeda, seperti jenjang pendidikan SD dimana dalam pendidikan jenjang SD siswa sedang diajarkan tentang baca tulis hitung atau CALISTUNG tapi dalam pendidikan modern siswa diajarkan juga bagaimana beradab.
Tingkat SMP siswa juga diajarkan bagaimana mereka menjaga adab, kesopanan kepada orang tua dan guru tanpa meninggalkan pendidikan umum seperti agama dan pendidikan umum lainnya. Dalam pendidikan SMA seharusnya kematangan karakter seorang anak sedang dalam masa emas, tapi kenyataannya tidak begitu maka dari itu pendidikan karakter siswa di jenjang SMA harus dimaksimalkan lagi agar adab mereka kembali baik.
Maka dari itu penting bagi setiap sekolah untuk bisa memaksimalkan setiap metode pendidikan yang ada dan seragam agar pendidikan karakter di tingkat SMA lebih tinggi sehingga tujuan utama pendidikan saat ini sama yaitu bukan hanya ilmu yang tinggi tapi juga tindakan yang berupa adab baik yang ikut berperan dalam keseharian siswa tingkat SMA.






