32af1505727acfc2.jpg

Ternyata Bukan Batuk Kering Gejala Awal Jika Terkena Covid-19 Melainkan Anosmia

Pada awal munculnya virus Covid-19 memang sering dihubungkan dengan batuk kering sebagai gejala awal yang timbul jika terinfeksi. Bahkan sebulan kemudian disebutkan berbagai macam gejala awal jika terkena Covid-19 seperti sakit perut, kelelahan, dan kabut otak. Gejala umum tersebut juga sering disebut pada awal munculnya virus Covid-19.

Dari banyaknya data dan kesimpulan yang ada selama masa penanganan dan pengalaman dari para pasien Covid-19, gejala awal yang sering dirasakan bukanlah batuk kering melainkan Anosmia.

Anosmia adalah hilangnya kemampuan seseorang untuk mencium bau, kondisi ini juga dapat menghilangkan kemampuan penderitanya untuk merasakan makanan. Kehilangan kemampuan indera penciuman atau anosmia dapat memengaruhi hidup seseorang, selain tidak bisa mencium bebauan dan merasakan makanan, kondisi ini dapat memicu hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, malnutrisi, hingga depresi.

Pada banyak kasus, anosmia hanya disebabkan oleh pilek atau alergi dan bersifat sementara. Meski demikian, ada juga anosmia yang terjadi dalam jangka panjang. Anosmia yang terjadi dalam jangka panjang merupakan tanda penyakit serius dan perlu diperiksakan ke dokter.

Penyebab Anosmia

Proses penciuman terjadi ketika bau yang masuk ke dalam hidung diterima oleh sel-sel saraf pembau. Sel-sel saraf pembau ini kemudian mengirim sinyal tersebut ke otak untuk di olah dan dikirimkan kembali sehingga bau terindentifikasi.

Anosmia terjadi ketika ada gangguan dalam proses penciuman tersebut. Gangguan ini bisa berupa:

Gangguan di dinding dalam hidung

Gangguan di dinding dalam hidung bisa berupa iritasi atau hidung tersumbat, yang disebabkan oleh:

Pilek, flu, rhinitis non alergi, rhinitis alergi, sinusitis, kebiasaan merokok, dan penyumbatan di rongga hidung.

Sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan rongga hidung adalah:

Kelainan tulang hidung, polip hidung, tumor, kerusakan pada otak dan sistem saraf.

Kerusakan ini bisa terjadi pada saraf yang berfungsi mengirim sinyal bau ke otak, atau pada otak itu sendiri. Penyebabnya antara lain:

Penuaan, diabetes, sindrom kalmann, cedera kepala, sindrom klinefelter, bedah otak, aneurisme otak, tumor otak, penyakit alzheimer, penyakit paget, multiple sclerosis, penyakit parkinson, sindrom sjogren, skizofrenia, sindrom wernicke-korsakoff, radioterapi di kepala dan leher, penyakit huntington, kekurangan nutrisi, seperti zinc, efek samping obat-obatan dan paparan racun atau insektisida.

Infeksi virus Corona atau Covid-19

Berdasarkan penelitian, setengah dari jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 mengalami gejala anosmia atau hilangnya kemampuan indera pembau. Akan tetapi, gejala anosmia pada sebagian besar pasien Covid-19 hanya bersifat sementara.

 

 

 

 

 

Berita Terkait


Cdba9d19bf873b26.jpg

Mengenal Ikatan Bidan Indonesia sebagai Pilar Kesehatan Ibu dan Anak

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan organisasi profesi bidan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu, bayi, dan keluarga...

4452b732dbd13fb1.jpg

Tanda Hormon Dalam Tubuh Perempuan Tidak Seimbang

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh adalah hal yang wajar dan umum terjadi. Biasanya, ini terjadi pada kondisi tertentu misal menstruasi, kehamilan atau menopause....

D48eec8a93b958c8.jpg

Sering Pegang Gadget tapi Mata Cepat Lelah? Sudahkah Kamu Menerapkan Aturan 20-20-20 dengan Benar

Di era layar menyala hampir 24 jam, mata jadi salah satu organ yang paling sering “dipaksa kerja lembur” tanpa disadari....

B926c9d25f429307.jpg

Peran Strategis PAGI PADANG LAWAS UTARA dalam Meningkatkan Edukasi dan Layanan Gizi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, keberadaan organisasi profesi yang fokus pada peningkatan kualitas layanan gizi sangat...

9458cb553657ce9d.jpg

Teori Vertigo yang Wajib Kamu Ketahui

Vertigo adalah kumpulan gejala yang disebabkan berbagai macam penyakit. Vertigo itu tak memiliki titik nyeri tertentu di kepala. Berbeda dengan...