848e364aae0fa7ac.jpg

Kenali Gejala dan Komplikasi yang Bisa Terjadi pada Penderita Asam Urat

Mengenali ciri-ciri asam urat  tinggi sangat penting agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat segera mungkin. Asam urat merupakan radang sendi yang menyakitkan dan disebabkan oleh terbentuknya kristal asam urat di dalam sendi dan sekitar persendian. Asam urat tinggi paling sering dialmi oleh para pria, terutama yang sudah berusia lanjut.

Asam urat disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Selagi kadarnya normal, sebenarnya hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Namun jika terlalu tinggi, dapat menimbulkan masalah pada persendian. Asam urat terbentuk dari purin, zat kimia, yang secara alami terbentuk di tubuh dan bisa juga diperoleh dari makanan.

Seseorang yang memiliki asam urat tinggi, bisa mengalami komplikasi seperti berikut ini : 

  • Asam urat berlubang

Gejala asam urat tinggi pada sebagian orang tidak disadari, sedangkan yang lain bisa mengalaminya beberapa kali dalam setahun. Jika dibiarkan, berisiko menyebabkan erosi dan kerusakan sendi.

  • Asam urat tingkat lanjut

Asam urat yang didiamkan saja, menyebabkan endapan kristal terbentuk di bawah kulit dalam nodul Bernama Tophi. Ini bisa tumbuh di mana saja seperti jari, kaki, siku, atau tendon Achilles di belakang pergelangan kaki.

  • Batu ginjal 

Kristal asam urat bisa terbentuk di saluran kemih penderita asam urat, menyebbakan batu ginjal. Obat-obatan mampu membantu mengurangi risikonya.

Nah, agar tehindar dari kondisi asam urat tinggi yang berlarut-larut, berikut ini adalah gejala asam urat tinggi yang harus diwaspadai seperti : 

Nyeri di jempol kaki

Pada saat asam urat tinggi kambuh, nyeri yang terasa di jempol kaki menjadi ciri yang harus diperhatikan. Ketika tubuh tidak bisa lagi memecahkan asam urat, itu akan menumpuk dan menjadi kristal. Kristal itu bisa berpindah ke jempol kaki, di mana mereka diserang oleh tubuh sebagai penyerbu asing.

Nyeri di lutut, pergelangan tangan, dan siku

Tidak hanya di jempol, asam urat juga bisa menumpuk di setiap sendi pada bagian tubuh manapun. Beberapa orang mungkin merasakan nyeri di satu sendi saja, misalnya di salah satu sisi lutut. Namun, 25 persen penderita asam urat mengalami gejala “poliartikular”, di mana bisa merasakan nyeri lebih dari satu sendi. Saat nyeri dirasakan di banyak sendi, sangat sulit untuk diketahui apa penyebabnya. Apalagi asam urat bisa meniru kondisi lain, seperti rematik.

Rasa sakit yang parah pada malam hari

Ciri asam urat tinggi lainnya adalah rasa nyeri yang bertambah parah malam hari, biasanya antara tengah malam hingga pukul 8 pagi. Kondisi ini terjadi karena beberapa faktor, misalnya saja suhu tubuh yang menurun dan dehidrasi, yang membuat asam urat menumpuk lebih mudah.

Warna kulit kemerahan

Ketika asam urat kambuh, pembengkakan juga cenderung terjadi dan diikuti dengan warna kulit yang jadi lebih memerah. Peradangan di sendi, membuat aliran darah meningkat di bagian sendi tersebut. Kondisi inilah yang membuat warna kulit berubah menjadi kemerahan.

Kurang berenergi

Saat asam urat tinggi, penderitanya mungkin akan merasa kelelahan dan tubuh jadi kurang berenergi. Mirip seperti ketika seseorang terserang flu. Bahkan, penderita asam urat pun bisa mengalami demam dan mengalami nyeri pada otot.

Ada sejumlah makanan yang dilarang untuk penderita asam urat yaitu makanan tinggi purin seperti hati, ginjal, jantung, limpa, otak, ham, sosis, babat, usus, paru, sarden, kaldu, daging, bebek, burung, angsa, remis dan ragi. Kadar asam urat yang tinggi dalam darah bisa menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari rasa nyeri di persendian (artritis gout) maupun peradangan pada persendian.                                                                                         

Kadar asam urat yang tinggi ini bisa dikontrol dengan obat-obatan, diet ramah asam urat, dan perubahan gaya hidup. Salah satunya adalah dengan mengubah pola makan, sebab makanan memiliki peran penting dalam mengontrol kadar asam urat. Diet asam urat tidak akan lepas dari purin. Penerapannya adalah dengan memperhatikan apakah kandungan purin pada makanan yang dikonsumsi termasuk tinggi, rendah, atau sedang. 

Menjaga berat badan di rentang normal, olahraga teratur dan mengubah pola kebiasaan makan dengan konsumsi makan yang bergizi seimbang akan mencegah asam urat tinggi (tidak hanya diet asam urat). Jika kamu ingin meringankan  gejala asam urat tinggi dan menerapkan diet asam urat, simak caranya di Sirka. Merupakan platform pelatihan kesehatan pribadi berbasis digital, yang fokus pada penurunan berat badan dan gaya hidup sehat, dengan menyediakan layanan konsultasi dan pelatihan profesional di Indonesia.

Berita Terkait


Cdba9d19bf873b26.jpg

Mengenal Ikatan Bidan Indonesia sebagai Pilar Kesehatan Ibu dan Anak

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan organisasi profesi bidan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu, bayi, dan keluarga...

4452b732dbd13fb1.jpg

Tanda Hormon Dalam Tubuh Perempuan Tidak Seimbang

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh adalah hal yang wajar dan umum terjadi. Biasanya, ini terjadi pada kondisi tertentu misal menstruasi, kehamilan atau menopause....

D48eec8a93b958c8.jpg

Sering Pegang Gadget tapi Mata Cepat Lelah? Sudahkah Kamu Menerapkan Aturan 20-20-20 dengan Benar

Di era layar menyala hampir 24 jam, mata jadi salah satu organ yang paling sering “dipaksa kerja lembur” tanpa disadari....

B926c9d25f429307.jpg

Peran Strategis PAGI PADANG LAWAS UTARA dalam Meningkatkan Edukasi dan Layanan Gizi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, keberadaan organisasi profesi yang fokus pada peningkatan kualitas layanan gizi sangat...

9458cb553657ce9d.jpg

Teori Vertigo yang Wajib Kamu Ketahui

Vertigo adalah kumpulan gejala yang disebabkan berbagai macam penyakit. Vertigo itu tak memiliki titik nyeri tertentu di kepala. Berbeda dengan...