Jerawat yang timbul pada wajah amat menjengkelkan, bukan cuma itu saja, tetapi pula dapat mengurangi rasa percaya diri seseorang. Berbagai cara barangkali telah dijalankan, tetapi jerawat seringkali susah untuk dibuang.
Nyatanya masalah ini pun sempat diderita oleh salah seorang istri Rasulullah SAW. Dia pun sempat mengalami masalah yang sama. Malahan, dalam kitab Hadits Bukhari dan Muslim diceritakan bahwa Siti Aisyah menuturkan dirinya memegang minyak wangi dzarirah, setelah itu membubuhkan minyak itu kepada Rasulullah.
Kejadian itu berlangsung pada saat Haji Perpisahan atau Hajjatul Wada untuk menjalankan ihram dan mencukur rambut atau tahalul.
Siti Aisyah mengolesi minyak pada Rasulullah SAW dengan tangannya sendiri dengan memakai Dzarirah (arum) pada haji wada selama ihram. Dinukil dari buku pintar Kedokteran Nabi karya Ibnu Qayyin al-jauziyah halaman 152, terbitan PT Fathan prima media.
Menurut hadits tersebut, maka menyembuhkan jerawat pada wajah dapat dengan mengoleskan minyak wangi dzarirah. Rasulullah saw memang tidak mengatakan bentuk jerawatnya dengan cara khusus.
Tetapi, tidak sedikit yang yakin kalau minyak dzarirah yang beraroma wangi itu benar-benar bisa menanggulangi seluruh macam penyakit jerawat.
Dzarirah yang adalah obat India yang dibuat dari batang tumbuhan arum ini, terdapat kandungan etanol di dalamnya. Dikenal mempunyai fungsi seperti alkohol yakni bisa menjalankan proses purging dan kurangi rasa sakit lantaran peradangan di kulit. Sehingga bisa kurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh jerawat.
Tidak hanya itu, minyak ini pun memiliki sifat anti jamur dan bakteri. Jerawat yang muncul disebabkan oleh hadirnya bakteri yang memiliki nama acne vulgaris yang bila melekat pada kulit akan menimbulkan jerawat.
Kandungan anti jamur dan bakteri yang dipunyai oleh minyak ini juga bisa membasmi perkembangan virus itu. Walhasil, minyak yang disarankan Rasulullah ini memang tepat sekali untuk menyembuhkan jerawat.






