Kesehatan gigi adalah aspek penting dari kesehatan kita secara keseluruhan. Salah satu masalah kesehatan gigi yang umum adalah gigi berlubang atau karies gigi. Fissure sealant adalah metode perlindungan gigi yang efektif untuk mencegah gigi berlubang, terutama pada gigi belakang yang memiliki fisur-fisur atau cekungan kecil di permukaannya.
Fissure sealant adalah lapisan pelindung yang biasanya terbuat dari bahan resin plastik yang diaplikasikan pada permukaan kunyah (occlusal) gigi, terutama gigi belakang seperti geraham dan geraham kecil atau premolar. Hal ini dikarenakan gigi belakang memiliki anatomi permukaan kunyah yang berbeda dengan gigi depan.
Gigi belakang memiliki cekungan-cekungan kecil (fissure) pada permukaan kunyahnya. Lapisan fissure sealant bertujuan untuk mencegah gigi berlubang atau mengurangi risiko karies gigi pada cekungan-cekungan kecil dan lubang yang ada di permukaan gigi dengan cara mengisi dan melapisi cekungan atau lubang kecil yang ada di gigi.
Cekungan-cekungan ini seringkali menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri, yang dapat menyebabkan karies gigi jika tidak dibersihkan dengan baik.
Penasaran dengan bagaimana cara kerja fissure sealant untuk mencegah karies? Simak informasinya berikut ini.
1. Mencegah Penumpukan Sisa Makanan
Cekungan-cekungan pada gigi, terutama pada gigi belakang, seringkali menjadi tempat di mana sisa-sisa makanan dapat terjebak. Cekungan ini sulit dijangkau dengan sikat gigi biasa, sehingga sisa-sisa makanan dapat tetap berada di sana setelah menyantap makanan.
Sisa-sisa makanan yang tertinggal di dalam cekungan-cekungan gigi adalah sumber makanan bagi bakteri yang ada dalam mulut. Bakteri ini mengonsumsi sisa-sisa makanan dan menghasilkan asam sebagai produk sampingan.
Asam ini dapat merusak enamel gigi dan menyebabkan terjadinya karies gigi. Fissure sealant adalah lapisan pelindung yang diaplikasikan pada cekungan-cekungan dan celah-celah gigi. Lapisan ini mengisi cekungan-cekungan tersebut, menciptakan permukaan yang halus dan rata.
Dengan demikian, tidak ada lagi cekungan yang dalam tempat sisa-sisa makanan dapat terperangkap. Permukaan yang halus dan rata setelah penerapan fissure sealant membuat gigi lebih mudah dibersihkan. Sisa-sisa makanan dapat dengan mudah dihilangkan dengan menyikat gigi dan menggunakan benang gigi tanpa risiko tertinggal di dalam goresan gigi.
2. Melindungi dari Asam dan Bakteri
Fissure sealant membentuk lapisan pelindung fisik pada permukaan kunyah gigi, terutama pada gigi belakang yang memiliki cekungan-cekungan dalam struktur giginya.
Lapisan ini mengisi cekungan-cekungan dan celah-celah pada gigi, menciptakan permukaan yang lebih halus dan rata. Sebagai penghalang fisik, sealant menghambat kontak langsung antara enamel gigi dengan asam dan bakteri di dalam mulut.
Asam adalah hasil dari metabolisme bakteri dalam mulut setelah mengkonsumsi sisa-sisa makanan yang mengandung gula dan karbohidrat. Asam dapat merusak enamel gigi dan memicu karies gigi. Fissure sealant menghalangi asam untuk menembus ke dalam goresan-goresan gigi, sehingga enamel gigi tetap terlindungi.
Ini adalah prosedur non-invasif yang efektif dalam menjaga kesehatan gigi dan seringkali direkomendasikan untuk anak-anak dan orang dewasa yang memiliki risiko tinggi terkena karies gigi. Jika Anda ingin melakukan perawatan fissure sealant atau memiliki pertanyaan lebih lanjut, bisa langsung konsultasi saja ke parlindental.com.






