Teh adalah salah satu jenis minuman kesukaan orang-orang Indonesia. Kebanyakan orang dapat minum teh sebanyak 3-4 cangkir dalam sehari. Jumlah ini dipercaya aman dan tak berpeluang mendatangkan efek samping.
Tetapi toleransi tiap-tiap orang bisa berlainan berhubungan dengan jumlah cangkir teh yang aman. Pasalnya, efek samping teh dapat saja dialami walaupun pada makanan yang rendah. Apa saja efek samping itu?
Berikut efek samping minum teh bila berlebihan.
1. Menghambat penyerapan zat besi
Teh memiliki kandungan golongan senyawa yang dinamakan tanin. Senyawa yang kita asup berpeluang berhubungan dengan zat besi memantik masalah penyerapan mineral utama ini di dalam saluran pencernaan. Bila penyerapannya terhambat, teh bisa mengakibatkan bahaya berbentuk defisiensi zat besi.
2. Mual
Tanin dalam teh tidak cuma berpeluang menghambat penyerapan zat besi. Senyawa itu pun mempunyai karakter yang berpeluang merangsang jaringan organ-organ pencernaan. Bila kelebihan, teh akan menyulut tanda-tanda berbentuk sakit perut dan mual. Tiap-tiap orang pun mempunyai toleransi yang berlainan pada efek samping teh ini.
3. Rasa takut, risau, dan stress
Kita kerap menyesap secangkir teh hangat guna menenteramkan diri. Tetapi, teh tetaplah seperti kopi yang memiliki kandungan kafein. Kebanyakan dalam mengkonsumsi kafein, termasuk dari teh, bisa memunculkan efek samping berbentuk rasa takut, stress, dan risau.
4. Sulit tidur
Kafein dalam teh tidak cuma berpeluang menimbulkan rasa takut dan risau. Bila diminum berlebih, bahaya teh yang lain ialah sulit tidur sebab kandungan kafeinnya. Kafein bisa mengganggu pembuatan hormon tidur atau hormon melatonin. Kurang tidur pun bisa menimbulkan bahaya lain untuk badan, seperti kegemukan, gangguan memori, dan keletihan.
5. Heartburn
Heartburn merupakan sensasi perih dan terbakar di dada yang dapat timbul lantaran naiknya isi lambung ke tenggorokan. Heartburn juga berpeluang jadi efek samping teh pada sejumlah orang bila konsumsinya berlebih.
Bila Anda terus menderita heartburn sejalan pula terlampau banyak meminum teh, maka kurangi minuman ini amat dianjurkan.
6. Komplikasi kehamilan
Kelebihan kafein dari teh pun berpeluang memunculkan permasalahan pada kehamilan, seperti berat bayi baru lahir yang rendah dan keguguran. Walaupun studi berhubungan dengan efek samping teh ini masih bercampur, mengkonsumsi teh pada ibu hamil tak lebih dari 3 cangkir setiap hari.
7. Sakit kepala dan pusing
Secangkir teh di pagi hari menunjang menjadikan diri lebih bergairah menyongsong hari. Tetapi, bila berlebih, kafein dalam teh bisa jadi bumerang dan memunculkan sakit kepala dan pusing.
8. Ketergantungan pada kafein
Tidak cuma mengkonsumsi kopi yang memunculkan seseorang ketergantungan pada kafein. Selaku stimulan, kafein dalam teh pun berpeluang memunculkan efek samping ketergantungan dan memunculkan tanda-tanda bila Anda tak mengkonsumsinya. Tanda-tanda henti kafein bisa bermacam-macam, seperti sakit kepala, cepat marah, dan rasa letih. Kenaikan detak jantung pun bisa jadi tanda-tanda henti kafein.






